Jasa Pembuat Aplikasi Android & IOS

Jasa Pembuat Aplikasi Android & IOS


Makna perancangan yakni sebuah kegiatan perencanaan, penggambaran, pengaturan, maupun pembuatan sketsa dari elemen-elemen yang sebelumnya terpisah kemudian menjadi satu secara utuh dan berfungsi. Sehingga Jasa Pembuat Aplikasi Android & IOS mengacu pada tergabungnya beberapa elemen menjadi satu aplikasi, berfungsi dengan baik dan bermanfaat bagi penggunanya.

Inilah Pengertian Jasa Pembuat Aplikasi Android dan Contoh Pengaplikasiannya

Aplikasi berbasis android dirancang dan dibuat untuk mencapai tujuan tertentu. Pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dengan aplikasi android, maka suatu pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terstruktur. Merancang dan membuat aplikasi android dibutuhkan skill yang mumpuni di bidang coding IT supaya pengerjaan bisa lebih cepat dengan hasil akurat.

Aplikasi android dirancang serta dibuat menggunakan konsep yang membutuhkan kreatifitas. Penyajian ide baru atau gagasan disampaikan melalui kreatifitas yang dimiliki oleh perancang dan pembuatnya. Biasanya suatu aplikasi dibuat dengan melihat contoh-contoh yang sudah ada sebelumnya namun ditampilkan dengan ide yang berbeda sehingga tidak plagiasi.

Ada beberapa aplikasi yang digunakan dalam Jasa Pembuat Aplikasi Android :

  • Aplikasi Web

Aplikasi ini adalah salah satu bagian dari internet dan berperan sebagau komunitas jaringan pada komputer dengan pelayanan world wide web atau yang biasa disebut dengan www. Pelayanan tersebut secara teknis merupakan semua pengguna maupun sumber daya yang menggunakan internet dengan Hypertext Transfer Protocol atau biasa disebut dengan HTTP.

Dalam dunia internet, aplikasi www merupakan aplikasi yang paling menarik di kalangan masyarakat. Salah satu aplikasi yang banyak digunakan dan memiliki peran sangat penting bagi masyarakat adalah email. Aplikasi tersebut dapat memberikan hasil yang sangat mudah dan tidak hanya berwujud teks saja, melainkan juga multimedia dan gambar atau images.

  • Aplikasi Pendidikan

Dalam aplikasi Pendidikan, Jasa Pembuatan Aplikasi Android & IOS Jakarta, Surabaya, Tangerang dan Bandung dibagi menjadi dua jenis, yakni CMI atau Computer Managed Instruction dan CAI atau Computer Assisted Instruction. Keduanya mempunyai perbedaan meskipun sama-sama digunakan dalam proses belajar mengajar di dunia sekolah tingkat sekolah dasar hingga tingkat universitas.

Adapun perbedaannya yaitu :

  • CMI (Computer Managed Instruction)

Aplikasi Pendidikan ini digunakan oleh para pengajar dengan memanfaatkan komputer sebagai media untuk perencanaan kuliah bagi para siswanya. Biasanya aplikasi CMI ini menyesuaikan kondisi para siswanya. Kegiatan yang dilakukan para siswa dengan bantuan komputer adalah membaca dan juga ujian.

  • CAI (Computer Assisted Instruction)

Sementara itu penggunaan CAI dengan memanfaatkan bantuan komputer berfungsi secara langsung untuk proses belajar para siswa. Dalam hal ini, komputer berperan sebagai media pengganti buku maupun pengajar. Para siswa akan merasakan nuansa belajar yang berbeda karena proses pembelajaran dilakukan menggunakan komputer.

CAI sendiri meliputi tiga kegiatan yakni drill and practice, tutorial, dan simulasi. Drill and practice memberikan kesempatan pada siswa untuk mencoba mengerjakan soal-soal sesuai dengan mata pelajaran terkait. Tutorial memberikan cara pengerjaan soal, serta simulasi memperlihatkan peragaan atas jawaban dari pengerjaan soal.

  • Aplikasi Grafik

Jasa Pembuat Aplikasi Android juga menggunakan aplikasi grafik. Aplikasi ini merupakan salah satu program komputer dengan memanfaatkan suatu dimensi baru berupa gambar. Awal berkembangnya aplikasi grafik yakni sekitar akhir tahun 1950 dan sekitar awal tahun 1960.

Desain aplikasi Android yang baik adalah salah satu aspek penting dalam menciptakan pengalaman pengguna yang memuaskan. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses desain aplikasi Android:

  1. Pemahaman Tujuan Aplikasi:
    • Pertama-tama, Anda harus memahami tujuan utama aplikasi Anda. Apa masalah yang akan dipecahkan oleh aplikasi ini? Siapa audiens target Anda? Apa fitur utama yang akan disediakan?
  2. Penelitian Pengguna:
    • Lakukan penelitian pengguna untuk memahami kebutuhan dan preferensi pengguna potensial. Wawancarai pengguna, amati perilaku mereka, dan kumpulkan masukan untuk membentuk desain aplikasi.
  3. Perancangan Alur Aplikasi:
    • Buat rencana alur kerja aplikasi (user flow) yang menjelaskan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan aplikasi dari awal hingga selesai. Tentukan tata letak halaman dan tautan antara halaman.
  4. Pemilihan Gaya Visual dan Tema:
    • Tentukan gaya visual dan tema yang sesuai dengan identitas merek Anda. Ini termasuk pemilihan warna, jenis huruf, ikon, dan grafik yang akan digunakan dalam aplikasi.
  5. Desain Antarmuka Pengguna (UI):
    • Buat desain antarmuka pengguna (UI) yang intuitif dan menarik. Desain UI harus memudahkan pengguna untuk berinteraksi dengan aplikasi. Gunakan prinsip-prinsip desain Material Design yang disarankan oleh Google.
  6. Pengaturan Tata Letak Halaman:
    • Atur tata letak halaman dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penempatan elemen, ukuran elemen, perbandingan, dan spasi antara elemen.
  7. Navigasi yang Intuitif:
    • Pastikan navigasi dalam aplikasi mudah dimengerti. Gunakan menu navigasi, tab, tombol balik, dan pengalaman pengguna yang intuitif untuk memandu pengguna melalui aplikasi.
  8. Penggunaan Animasi:
    • Gunakan animasi dengan bijak untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Animasi dapat digunakan untuk memberikan umpan balik visual, mengoordinasikan perpindahan halaman, dan menjadikan aplikasi lebih menarik.
  9. Tes Prototipe:
    • Buat prototipe aplikasi untuk menguji desain dengan pengguna dan mendapatkan masukan. Prototipe dapat dibuat dengan alat desain prototipe seperti Adobe XD, Figma, atau Sketch.
  10. Responsif dan Adaptif:
    • Pastikan desain aplikasi Anda responsif, sehingga dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai ukuran layar perangkat Android, termasuk ponsel dan tablet.
  11. Uji Pengguna:
    • Lakukan uji pengguna dengan melibatkan pengguna nyata untuk mengidentifikasi masalah dalam desain dan mengumpulkan umpan balik. Uji ini dapat membantu Anda melakukan perbaikan yang diperlukan.
  12. Implementasi Desain:
    • Setelah desain aplikasi disetujui, tim pengembangan akan mengimplementasikannya dalam kode. Pastikan mereka memahami dan mengikuti pedoman desain yang telah Anda tentukan.
  13. Pemeliharaan Terus-menerus:
    • Setelah aplikasi diluncurkan, terus pantau dan perbarui desain sesuai kebutuhan. Perhatikan umpan balik pengguna dan tren desain yang berkembang.

Demikianlah pengertian serta contoh aplikasi dari Jasa Pembuat Aplikasi Android. Dapat disimpulkan bahwa merancang dan membuat aplikasi android dibutuhkan skill yang mumpuni di bidangnya serta ketelitian sehingga menghasilkan aplikasi yang dapat berfungsi dengan baik.

Rate this post

Comments are disabled.

Chat Us : 0816 964 814
×Salam, ada yang bisa dibantu ?